Example 728x250

Supaya Tidak Boros! Ini Cara Menghemat BBM Saat Mudik Jarak Jauh

CAKRA.OR.ID
mudik
Menghemat BBM Saat Mudik Jarak Jauh (cakra.or.id)

Mudik menjadi momen yang ditunggu-tunggu, terutama saat libur panjang atau hari raya. Namun, salah satu tantangan utama saat melakukan perjalanan jauh adalah konsumsi bahan bakar yang bisa membengkak. Dengan harga BBM yang terus berfluktuasi, pengeluaran untuk bahan bakar sering kali menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan dengan matang.

Agar perjalanan tetap nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya berlebihan untuk BBM, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghemat bahan bakar selama mudik. Mulai dari cara berkendara yang efisien hingga perawatan kendaraan yang optimal, berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan agar perjalanan lebih hemat dan lancar.

1. Periksa dan Servis Kendaraan Sebelum Berangkat

Sebelum melakukan perjalanan jauh, pastikan kendaraan dalam kondisi optimal. Servis rutin seperti mengganti oli, memeriksa filter udara, dan mengecek tekanan ban sangat berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.

  • Ganti oli secara berkala: Oli mesin yang bersih dan sesuai spesifikasi akan membantu mengurangi gesekan dalam mesin, sehingga kinerja kendaraan lebih efisien.

  • Periksa tekanan ban: Ban yang kurang angin dapat meningkatkan hambatan gulir, yang membuat mesin bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak bahan bakar. Pastikan tekanan ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

  • Cek sistem pembakaran: Busi yang kotor atau bermasalah bisa menyebabkan pembakaran bahan bakar tidak sempurna, yang akhirnya membuat konsumsi BBM meningkat.

Dengan melakukan perawatan sebelum berangkat, risiko kendaraan mengalami kendala teknis di tengah perjalanan juga dapat diminimalkan.

2. Hindari Membawa Beban Berlebih

Semakin berat kendaraan, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk bergerak. Oleh karena itu, bijaklah dalam membawa barang bawaan saat mudik.

  • Kurangi barang yang tidak diperlukan: Hindari membawa terlalu banyak barang yang tidak esensial. Semakin berat kendaraan, semakin boros BBM yang digunakan.

  • Manfaatkan bagasi dengan efisien: Pastikan barang tersusun rapi dan tidak menghalangi aerodinamika kendaraan, terutama jika menggunakan roof box. Penggunaan roof box yang tidak tepat bisa meningkatkan hambatan angin dan konsumsi BBM.

Dengan mengurangi beban kendaraan, efisiensi bahan bakar bisa lebih terjaga, sehingga perjalanan menjadi lebih hemat.

Baca juga
Smart Home dan Keberlanjutan, Masa Depan Rumah Ramah Lingkungan

3. Gunakan Teknik Berkendara Eco Driving

Cara mengemudi sangat mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Menerapkan teknik eco driving dapat membantu menghemat BBM selama perjalanan jauh.

  • Jaga kecepatan stabil: Mengemudi dengan kecepatan konstan lebih hemat dibandingkan dengan sering menginjak gas dan rem secara tiba-tiba. Gunakan fitur cruise control jika kendaraan dilengkapi dengan teknologi ini.

  • Hindari akselerasi dan pengereman mendadak: Akselerasi yang terlalu cepat dan pengereman mendadak dapat meningkatkan konsumsi BBM secara signifikan. Usahakan mengemudi dengan halus dan perhitungkan jarak pengereman yang cukup.

  • Gunakan gigi yang tepat: Untuk kendaraan manual, menggunakan gigi yang sesuai dengan putaran mesin bisa mengoptimalkan konsumsi bahan bakar. Hindari menggunakan gigi rendah dalam waktu lama karena bisa membuat mesin bekerja lebih keras.

Dengan teknik berkendara yang lebih efisien, konsumsi bahan bakar bisa ditekan tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.

4. Manfaatkan AC Secara Bijak

Penggunaan AC berlebihan dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar. Meskipun AC diperlukan untuk kenyamanan, ada beberapa cara untuk menggunakannya secara lebih hemat.

  • Sesuaikan suhu dengan kebutuhan: Jangan mengatur suhu terlalu rendah karena akan membuat kompresor AC bekerja lebih keras dan meningkatkan beban mesin.

  • Gunakan mode recirculation: Mode ini membantu menjaga suhu kabin tanpa harus terus-menerus mengambil udara panas dari luar, sehingga kerja AC lebih ringan.

  • Matikan AC saat tidak diperlukan: Jika berkendara di daerah dengan udara sejuk, seperti pegunungan, pertimbangkan untuk mematikan AC dan membuka jendela.

Dengan pengelolaan AC yang lebih efisien, konsumsi BBM bisa lebih terkendali selama perjalanan.

5. Pilih Rute yang Efisien

Rute perjalanan juga mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Memilih jalur yang lebih lancar dan bebas hambatan bisa membantu menghemat BBM.

  • Gunakan aplikasi navigasi: Aplikasi seperti Google Maps atau Waze dapat membantu menemukan rute dengan lalu lintas yang lebih lancar dan waktu tempuh lebih singkat.

  • Hindari jalur yang terlalu banyak tanjakan: Jika memungkinkan, pilih jalur yang lebih datar karena jalan menanjak cenderung meningkatkan konsumsi bahan bakar.

  • Manfaatkan jalan tol jika memungkinkan: Meskipun harus membayar tarif tol, berkendara di jalan bebas hambatan sering kali lebih hemat BBM dibandingkan dengan jalan biasa yang penuh kemacetan dan banyak persimpangan.

Baca juga
Yuk! Mengenal Konsep Travel Light, Manfaat Berikut Tipsnya

Dengan perencanaan rute yang baik, perjalanan bisa lebih cepat dan lebih hemat bahan bakar.

6. Isi BBM di SPBU yang Tepat

Strategi dalam mengisi bahan bakar juga bisa berkontribusi pada penghematan biaya perjalanan.

  • Isi BBM sebelum masuk tol: Harga BBM di rest area biasanya lebih mahal dibandingkan SPBU di luar tol. Sebaiknya isi penuh sebelum masuk jalan tol untuk menghemat biaya.

  • Pilih BBM yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan: Gunakan bahan bakar dengan angka oktan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan agar pembakaran lebih optimal.

  • Manfaatkan promo atau kartu loyalitas: Beberapa SPBU menawarkan diskon atau cashback bagi pelanggan yang menggunakan kartu loyalitas atau metode pembayaran tertentu.

Dengan strategi pengisian BBM yang tepat, pengeluaran bahan bakar selama perjalanan bisa lebih terkontrol.

7. Hindari Berkendara di Jam Sibuk

Kemacetan adalah salah satu faktor utama yang membuat konsumsi BBM meningkat. Berkendara dalam kondisi stop-and-go akan membuat mesin bekerja lebih keras dan boros bahan bakar.

  • Berangkat lebih awal atau lebih malam: Hindari waktu puncak mudik seperti pagi hari atau sore menjelang malam.

  • Pilih hari yang lebih sepi: Jika memungkinkan, berangkat sehari lebih awal dari puncak arus mudik bisa menghindari kepadatan lalu lintas yang berlebihan.

Dengan menghindari kemacetan, perjalanan bisa lebih lancar dan konsumsi BBM lebih efisien.

Kesimpulan

Menghemat BBM saat mudik bukan hanya mengurangi biaya perjalanan, tetapi juga membantu mengurangi dampak lingkungan. Dengan melakukan perawatan kendaraan sebelum berangkat, mengemudi dengan teknik eco driving, mengelola beban kendaraan, serta memilih rute yang efisien, konsumsi bahan bakar bisa ditekan secara signifikan.

Selain itu, pengisian bahan bakar di tempat yang tepat dan menghindari kemacetan juga berperan dalam mengoptimalkan efisiensi BBM. Dengan menerapkan tips di atas, perjalanan mudik bisa menjadi lebih nyaman, lancar, dan tentunya lebih hemat.