Kabupaten Pasuruan , Cakra.or.id – Danramil 0819/22 Purwodadi, Kapten Cke Ahmad Suroso, menghadiri kegiatan penanaman 5000 bibit pohon di kawasan lereng Gunung Arjuno, tepatnya di Puthuk Elang dan Puthuk Lesung, Dusun Tambakwatu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam upaya konservasi lingkungan, dengan bibit yang ditanam berupa cemara dan alpukat. Rabu (11/12/24).
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Kepala CDK, Kapolsek Purwodadi, Kasi Trantib Kecamatan Purwodadi, serta Pj Kepala Desa Tambaksari. Selain itu, perwakilan dari berbagai organisasi seperti Perhutanan Sosial Puthuk Elang, Perhutanan Sosial Puthuk Lesung, LPHD Dayurejo, dan perusahaan KDM JTI turut berpartisipasi, menunjukkan sinergi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Kapten Cke Ahmad Suroso menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah penting dalam pelestarian lingkungan, tetapi juga merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat untuk menjaga ekosistem. “Dengan menanam pohon, kita tidak hanya menambah cadangan oksigen, tetapi juga memperkuat daerah tangkapan air serta mencegah terjadinya bencana alam seperti longsor. Kehadiran kita di sini adalah wujud tanggung jawab bersama terhadap lingkungan,” ujarnya.
Melalui penanaman pohon ini, di kawasan lereng Gunung Arjuno dapat semakin hijau dan berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Partisipasi aktif dari berbagai pihak mencerminkan kesadaran kolektif yang kian tumbuh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk terus mencintai dan merawat alam, tutup Kapten Ahmad Suroso.
(Saichu)
Ringkasan praktis
Bagian ini menegaskan poin inti agar pembaca bisa menerapkan langkah yang dijelaskan sesuai kondisi terbaru di lapangan, termasuk waktu, biaya, dan akses.
Catatan praktis tambahan
Untuk hasil yang lebih akurat, sesuaikan rekomendasi di artikel ini dengan kondisi terbaru di lapangan, termasuk jam operasional, akses lokasi, biaya aktual, dan kepadatan pengunjung.
Pembaca juga disarankan membandingkan dua hingga tiga opsi sebelum memutuskan agar rencana tetap efisien dan pengalaman di lapangan lebih nyaman.





