JEMBER , Cakra.or.id – Di tengah program pengurangan karyawan di lingkungan pemerintah, SMP Negeri 1 Pakusari berkomitmen menjaga kualitas pendidikan dengan tetap mempertahankan seluruh guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT).
Sri Marhaening, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah, menegaskan bahwa tidak ada satu pun GTT dan PTT yang dirumahkan. “Pengurangan pengajar akan berdampak besar pada proses belajar mengajar. Kami tidak ingin kualitas pendidikan di sekolah kami terganggu,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, pihak sekolah memberikan bantuan dari koperasi simpan pinjam sekolah kepada GTT dan PTT hingga ada keputusan resmi dari pemerintah terkait program pengurangan karyawan.
“Kami berharap GTT dan PTT di sekolah ini dapat diusulkan untuk mendapatkan prioritas dalam program Guru Tetap dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” tambah Sri Marhaening.
Hal ini mengingat banyak ASN yang akan memasuki masa purna tugas dalam waktu dekat. Dengan demikian, keberadaan GTT dan PTT yang berkompeten sangat dibutuhkan untuk menjaga kelancaran proses pendidikan di SMP Negeri 1 Pakusari.
Idham/JBR
Ringkasan praktis
Bagian ini menegaskan poin inti agar pembaca bisa menerapkan langkah yang dijelaskan sesuai kondisi terbaru di lapangan, termasuk waktu, biaya, dan akses.
Catatan praktis tambahan
Untuk hasil yang lebih akurat, sesuaikan rekomendasi di artikel ini dengan kondisi terbaru di lapangan, termasuk jam operasional, akses lokasi, biaya aktual, dan kepadatan pengunjung.
Pembaca juga disarankan membandingkan dua hingga tiga opsi sebelum memutuskan agar rencana tetap efisien dan pengalaman di lapangan lebih nyaman.





