Jember , Cakra.or.id – Pengrusakan dan pembongkaran paksa sebuah rumah di Dusun Curah Tepas, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Jember, pada tanggal 17 Juli 2025, telah menimbulkan kegemparan dan memantik reaksi keras dari ahli waris pemilik lahan. Rumah seluas 220 m² (11m x 20m) milik Ibu Poni’ah dan saudara-saudaranya (Fatimah, Bura, Abdul Manan, dan Heni-Hotima) dibongkar paksa oleh orang suruhan Niman, yang mengklaim telah membeli lahan tersebut berdasarkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) tahunan.
Ahli waris melalui kuasa hukumnya menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak pernah menjual lahan tersebut kepada siapa pun. Meskipun ada warga setempat yang mengaku telah membeli tanah dari keluarga Poni’ah, tidak ada bukti tertulis yang sah untuk mendukung klaim tersebut, hanya SPPT yang dimilikinya. Pembongkaran rumah dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan ahli waris, yang saat kejadian tidak berada di rumah.

“Perbuatan ini sangat meresahkan dan melanggar hukum,” tegas kuasa hukum Poni’ah. “Kami menduga ada kejanggalan dalam administrasi pemerintahan Desa Mangaran dan Kecamatan Ajung yang perlu diusut tuntas.”
Ahli waris, yang kini didampingi oleh tim kuasa hukum dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba (FKPMN), bertekad untuk memperjuangkan hak milik mereka. Kasus ini telah dilaporkan ke Kepolisian Resor Jember dengan nomor laporan polisi B/1504/VII/2025 tertanggal 17 Juli 2025.

Ketua FKPMN, Bapak Joko, menyatakan kesiapan LSM untuk mengawal kasus ini. “Bagi siapa pun yang merasa memiliki hak atas lahan tersebut, kami himbau untuk menyelesaikannya melalui jalur hukum dan pengadilan. Jangan mengambil tindakan sepihak yang merugikan pihak lain,” tegasnya. FKPMN juga akan memasang penanda di lokasi kejadian, dan segala bentuk keberatan harus diproses melalui jalur hukum.
Kasus ini kini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Ahli waris berharap keadilan akan ditegakkan dan hak mereka sebagai pemilik lahan akan dipulihkan.
Idham
Ringkasan praktis
Bagian ini menegaskan poin inti agar pembaca bisa menerapkan langkah yang dijelaskan sesuai kondisi terbaru di lapangan, termasuk waktu, biaya, dan akses.
Catatan praktis tambahan
Untuk hasil yang lebih akurat, sesuaikan rekomendasi di artikel ini dengan kondisi terbaru di lapangan, termasuk jam operasional, akses lokasi, biaya aktual, dan kepadatan pengunjung.
Pembaca juga disarankan membandingkan dua hingga tiga opsi sebelum memutuskan agar rencana tetap efisien dan pengalaman di lapangan lebih nyaman.






