Slot Gacor

Penanganan Serius DLH Jember untuk Raih Adipura 2025, Tugas Petugas Kebersihan Dipertegas

Redaksi
Reading Time: 2 minutes

JEMBER Cakra.or.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan pengelolaan sampah untuk mewujudkan visi Jember sebagai kota yang bersih dan indah.

 

Menurut Kepala DLH, Suprihandoko, kebersihan adalah tanggung jawab kolektif. Ia menyampaikan bahwa kebersihan adalah cerminan keimanan, sesuai dengan hadis An-nadha fatuh minal iman. Maka, jika lingkungan kotor, itu menandakan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih rendah.

 

Upaya serius ini menjadi penting karena Kementerian Lingkungan Hidup berencana melakukan branding baru untuk Adipura, yang mungkin akan memberi sebutan “kota kotor” bagi daerah yang tidak bisa memenuhi standar kebersihan.

Untuk itu, DLH Jember ingin memastikan kota ini bisa meraih predikat yang baik, sejalan dengan slogan Bupati Jember, “Jember Baru, Jember Maju.”

Suprihandoko juga memberikan apresiasi kepada 248 petugas kebersihan non-ASN atau R4.

 

Ia menyebut mereka sebagai “pejuang kebersihan” yang memiliki peran besar dalam mewujudkan Jember yang bersih, asri, dan indah. Dengan telah ditandatanganinya pakta integritas, ia berharap kinerja mereka akan semakin meningkat.

 

Ke depan, DLH Jember tidak akan tinggal diam. Suprihandoko berencana mempertegas tugas para petugas kebersihan, termasuk para penyapu jalan, dengan merumuskan kembali peran dan tanggung jawab mereka. Hal ini akan dilakukan berkolaborasi dengan UPT pengelola sampah.

 

Bahkan, ia juga berencana membuat inovasi baru dengan bekerja sama bersama Dinas Kominfo untuk membuat aplikasi berbasis Google Maps yang dapat memantau kinerja para petugas di lapangan.

Ringkasan praktis

Bagian ini menegaskan poin inti agar pembaca bisa menerapkan langkah yang dijelaskan sesuai kondisi terbaru di lapangan, termasuk waktu, biaya, dan akses.

Baca juga
Operasi Keselamatan Semeru 2024 Resmi Digelar, Ini Pesan Kapolres Situbondo untuk Pengendara

Catatan praktis tambahan

Untuk hasil yang lebih akurat, sesuaikan rekomendasi di artikel ini dengan kondisi terbaru di lapangan, termasuk jam operasional, akses lokasi, biaya aktual, dan kepadatan pengunjung.

Pembaca juga disarankan membandingkan dua hingga tiga opsi sebelum memutuskan agar rencana tetap efisien dan pengalaman di lapangan lebih nyaman.

Penulis: IdhamEditor: Red
Portal Indonesia
Destinasi wisata terbaik sepanjang tahun