
JEMBER ,Cakra.or.id -Mahasiswa profesi Ners dari Fakultas Keperawatan Universitas Jember resmi memulai praktik profesi pada stase keperawatan jiwa komunitas serta keperawatan komunitas dan keluarga.
Kegiatan pembukaan dan serah terima mahasiswa dilaksanakan pada Senin (4/8) di Balai Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, dengan dihadiri oleh Camat Sukorambi, Kepala Puskesmas Sukorambi, Kepala Desa Karangpring dan Dukuhmencek, Muspika, serta para dosen pembimbing.
Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari Camat Sukorambi, Bapak Asrah Joyo Widono, S.Kep., SH., M.Si., yang memberikan arahan dan semangat kepada para mahasiswa.
Dalam sambutannya, Camat Sukorambi menyambut baik kehadiran mahasiswa profesi Ners di wilayahnya. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa binaan, khususnya Desa Karangpring dan Dukuhmencek.
Ns. Yeni Fitria, S.Kep., M.Kep., selaku dosen pembimbing dari Fakultas Keperawatan UNEJ, menjelaskan detail program tersebut. Stase keperawatan jiwa komunitas akan berlangsung selama 4 minggu pada bulan Agustus 2025, berfokus pada upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan jiwa berbasis masyarakat.
Mahasiswa akan menggali isu kesehatan jiwa, melakukan pemetaan masalah, serta melaksanakan intervensi keperawatan berbasis komunitas melalui pendekatan kolaboratif dengan kader, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan setempat.
Sementara itu, stase keperawatan komunitas dan keluarga akan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2025 selama 7 minggu , Mahasiswa diharapkan dapat memberikan asuhan keperawatan pada keluarga sesuai siklus kehidupan, diawali dari keluarga pasangan baru hingga keluarga lansia.
Selain itu, kegiatan mahasiswa di lahan praktik diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui strategi intervensi pemberdayaan, edukasi, proses kelompok, dan kerja sama. Kompetensi ini merupakan capaian pembelajaran mahasiswa setelah menjalani praktik Profesi Ners Keperawatan Keluarga dan Keperawatan Komunitas.
Kepala Puskesmas Sukorambi menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat bersinergi dengan program-program kesehatan yang sedang berjalan di wilayah Karangpring dan Dukuhmencek. “Mahasiswa adalah mitra strategis kami dalam menjangkau masyarakat. Kolaborasi ini penting untuk mendekatkan layanan kesehatan sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujarnya.
Dosen pembimbing turut menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, seluruh pihak berharap kegiatan praktik profesi ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat dan menjadi pengalaman berharga bagi calon perawat profesional di masa depan.
IDHAM
Ringkasan praktis
Bagian ini menegaskan poin inti agar pembaca bisa menerapkan langkah yang dijelaskan sesuai kondisi terbaru di lapangan, termasuk waktu, biaya, dan akses.
Catatan praktis tambahan
Untuk hasil yang lebih akurat, sesuaikan rekomendasi di artikel ini dengan kondisi terbaru di lapangan, termasuk jam operasional, akses lokasi, biaya aktual, dan kepadatan pengunjung.
Pembaca juga disarankan membandingkan dua hingga tiga opsi sebelum memutuskan agar rencana tetap efisien dan pengalaman di lapangan lebih nyaman.





