PURWOREJO – Merebaknya dugaan perselingkuhan antara Kadus (Kepala Dusun) Kalibang,Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo inisial Fat dengan Sal hingga hamil dan aborsi, merupakan aib dan tampaknya keras bagi warga Kaliwungu, termasuk Pemdes dan BPD setempat.

Ketua BPD Kaliwungu, H. Mutamim sangat menyayangkan peristiwa memalukan tersebut. “Ya, ini aib bagi desa kami. Perbuatan yang amoral dan sangat memalukan, ” ucap tokoh NU di Kecamatan Bruno ini.

Lebih lanjut Mutamim kuatir terhadap dampak di masyarakat akibat perbuatan amoral Kadus Kalibang yang sampai sekarang belum dicopot dari jabatannya secara permanen. Yang mana warga Dusun Kalibang saat ini vakum kerja bakti, mengindahkan perangkat, tidak mau bayar pajak. “Takutnya merambah dusun lainnya,” ungkapnya.

Selaku ketua BPD, lanjut dia,pihaknya tidak akan membela siapapun selain masyarakat. “BPD memang mitra Pemerintahan Desa, tapi BPD juga tidak boleh buta karena kami adalah wujud dari demokrasi masyarakat,” tandasnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta ketegasan kepada Pemdes maupun pemerintah diatasnya dan aparat penegak hukum segera memberikan kepastian terkait kasus Kadus Fat. (Sutrisno)

Iklan

error: