PALEMBANG — Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol M. Zulkarnain SIK, M.Si, membuka kegiatan workshop kelompok kerja Pengarusutamaan Gender (PUG) di lingkungan Polda Sumsel 2023, di Hotel Santika Premiere Bandara, Kamis (22/6/2023).

Dirinya menjelaskan, bahwa ini merupakan sebuah kesempatan bagi Polda Sumsel untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, pemantauan dan evaluasi ke dalam kebijakan, program, dan kegiatan polda sumsel yang berperspektif gender guna tercapai kesetaraan gender.

“Pada kesempatan ini juga saya ucapkan terima kasih kepada ketua tim pokja PUG yaitu karo rena polda sumsel dan wakil ketua karo sdm menyelenggarakan workshop Polda Sumsel kegiatan ini kelompok kerja telah tema dengan PUG Polda Sumsel 2023,” ujarnya.

Kesetaraan gender merupakan konsep yang dikembangkan dengan mengacu pada dua instrumen internasional universal hak yang mendasar yaitu deklarasi asasi manusia dan konvensi penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan (cedaw, 1979).

Hal ini sudah tertuang dalam intsruksi Presiden/ Inpres No 9 tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender yang mengharuskan semua instansi pemerintah di tingkat nasional dan daerah, untuk mengharusutamakan gender ke dalam perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi seluruh kebijakan dan program. menurut Inpres tersebut, Kementrian dan Lembaga ditingkat Nasional dan lokal harus mengatasi persoalan ketidaksetaraan gender dan menghapus diskriminasi Gender.

PUG di lingkungan polda sumsel, telah ditindaklanjuti dengan dibentuknya kelompok kerja pengarusutamaan gender polda sumsel yang bertugas sebagaimana di atur dalam pasal 9 Ayat (2) peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2022 tentang pengarusutamaan Gender di lingkungan Polri.

“Kita harapkan dengan adanya workshop ini dapat lebih meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para penanggungjawab di bagian perencanaan dan sdm masing-masing sakter sekalian,” tambahnya.

Sehingga saat pelaksanaan penyusunan perencanaan program dan kegiatan sudah menerapkan pendekatan yang memperhatikan keadilan dan kesetaraan gender yang diupayakan untuk mengurangi kesenjangan gender.

“Selain itu, saya juga berharap kedepannya dapat tercipta sinkronisasi kerja antara penanggungjawab,” tandas Alumni Akpol 94

Pada kesempatan tersebut turut hadir sekaligus Narasumber
Brigjen Pol Dra Desy Andriani Pakor Polwan Republik Indonesia, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati SH, MH. Prof Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, MSI, Guru Besar Universitas Sebelas Maret, Kombes Pol Hendra Wirawan SH, SIK, MH, Beserta Tim Mabes Polri,
Serta Para PJU Polda Sumsel, sedangkan untuk peserta Workshop, para Kabag Biro Satker Polda Sumsel, para Kasubbag/ Kaurrenmin Satker Polda, para PJU Polres/Tabes Jajaran (Mengikutsertakan secara virtual dari wilayah masing-masing). (Aisyah)

Iklan

error: