Terlalu! Kadus di Purworejo Diduga Hamili Tetangganya dan Menyuruh Aborsi

Warga Dusun Kalibang Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo saat mengadakan Rapat pertemuan menuntut Pemberhentian tetap saudara Fat (Kadus Kalibang)

PURWOREJO – Tindakan amoral diduga dilakukan seorang perangkat desa yang menjabat Kadus (Kepala Dusun) berinisial Fat, Kadus Kalibang, Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Pada awal 2023 ini, Kadus tersebut dilaporkan Pur, warga Desa Kaliwungu setelah mengetahui Istri pelapor inisial Sal, berselingkuh dengan Kadus Kalibang. Hingga Sal positif hamil dan melakukan dugaan Aborsi.

Informasi yang dihimpun, peristiwa Aborsi dilakukan Sal sekitar akhir tahun 2022 lalu. Pasalnya, hubungan terlarangnya dengan Fat ternyata menghasilkan “isi” dalam perut Sal, sehingga Fat yang mengetahui hal itu menyuruh kekasih gelapnya itu untuk aborsi.

Aborsi tentunya beresiko, selain sebuah dosa besar. Namun, ajakan setan selalu ada solusinya. Sampai akhirnya Sal mendapatkan obat penggugur kandungan yang dibeli via online Shop. “Infonya harga obatnya kisaran Rp 700 ribuan, ” kata sumber media ini.

Proses aborsi dengan obat-obatan terbilang sukses. Rahasia perzinahan pun masih tertutup rapat. Akan tetapi rupanya Fat maunya yang enak-enak saja. Parahnya, Sal terpaksa meminjam uang untuk membeli obat aborsi dengan pinjam ke bank plecit, dan namanya pinjaman ya wajib dikembalikan.

Lantaran tidak punya uang untuk mengembalikan pinjaman yang digunakan untuk pembelian obat aborsi itu, Sal pun meminta kepada Fat untuk melunasi pinjaman tersebut. Tetapi dengan berbagai alasan, Pak Kadus enggan melunasi hutang atas nama Sal yang merupakan selingkuhannya.

Tak tahan dengan sikap Fat yang maunya enak tapi tak mau pusing, Sal pun membeberkan perselingkuhannya hingga aborsi. Begitulah kasus cinta terlarang bojone wong ala Kaliwungu pun merebak .

Dari keterangan yang beredar di kalangan warga setempat, ternyata praktek aborsi yang dilakukan Sal, terhitung sudah 2 kali. “Dulu juga pernah aborsi dan sama, selingkuh

Warga pun kesal dengan ulah amoral Fat yang notabene merupakan seorang perangkat desa dan mempunyai istri sah pula. “Pokoke Kadus Kalibang sudah memalukan, moralnya tidak bisa dijadikan contoh dan wajib dipecat,” ketus warga.

Terakhir, pada Selasa (17/5/2023) pekan kemarin, diadakan rapat tokoh masyarakat Kalibang tentang tanggapan Surat Kepala Desa Kaliwungu terkait Pemberhentian Sementara Terhadap Kadus Kalibang “Fat”.

Dalam rapat yang dihadiri sekitar 24 orang tersebut, ada sejumlah tuntutan dari warga Dusun Kalibang. Diantaranya warga tidak menghendaki Pemberhentian Sementara Kadus Kalibang, melainkan Pemberhentian tetap.

Meminta Kades Kaliwungu memberhentikan Kadus Kalibang dari jabatannya sebagai akibat dari perbuatan perselingkuhan berat yang dilakukan dengan Sal.

Menolak pemimpin yang amoral yang dapat mengakibatkan kerusakan moral di wilayah Kaliwungu khususnya.

“Kami tetap menghormati keputusan berdasarkan peraturan yang berlaku, tetapi Pemberhentian atau pemecatan terhadap Kadus Kalibang adalah harga mati!,” tandas warga, Kamis (25/5).

Selain itu, dalam waktu dekat warga bersama suami Sal yang sudah melaporkan kejadian perselingkuhan hingga aborsi, berencana akan menggelar audiensi ke Polres Purworejo guna mengetahui kejelasan sejauh mana pelaporan yang sudah diadukan suami Sal sejak awal tahun ini. (CJ)

Iklan

error: