Sepi Penumpang, Puluhan Awak Angkudes Wisata Baturraden Geruduk Dishub Banyumas

Puluhan angkudes geruduk Dishub Banyumas, Rabu (30/8/2023)

PURWOKERTO – Sebanyak 44 sopir angkutan desa (Angkudes) yang beroperasi di kawasan Wisata Baturraden mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Rabu (30/8/2023). Mereka merasa keberatan dengan aturan transportasi yang diberlakukan menuju kawasan wisata Baturraden.

Ketua Paguyuban Baturraden Tourist Transportation (Batrans), Karso mengungkapkan selama ini mereka kehilangan penghasilan setelah adanya beberapa aturan yang dihapus.

“Kami minta agar terminal bawah kembali difungsikan. Sudah sejak 5-6 bulan yang lalu sepi sekali tidak ada penumpang masuk. Sejak kawasan wisata dipegang BLUD jadi bus wisata boleh naik ke terminal atas,” kata Karso kepada wartawan

Selain itu ia juga meminta agar adanya halte Trans Banyumas yang menuju ke Baturraden untuk dikaji ulang. Karena banyak penumpang yang beralih menggunakan angkutan tersebut.

“Haltenya terlalu banyak. Apalagi, angkutan dari Baturraden yang mengarah ke Terminal Bulupitu, tidak ada sama sekali penumpang yang mau naik angkutan. Kalau dulu, kami masih memperoleh Rp 100 ribu. Tetapi sekarang nol. Tidak ada pemasukan sama sekali,” ungkapnya.

Terlebih saat ini,lanjut dia, angkutan odong-odong sudah banyak yang langsung ke tempat wisata Baturraden.

“Kami minta bus wisata pengunjung masuk ke terminal bawah. Dikembalikan seperti dahulu. Termasuk juga pengoperasian odong-odong. Yang terdampak itu ada 69 angkutan. Kalau yang ikut ke sini tadi 44,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinhub Banyumas Agus Sriyono menjelaskan akan mengusulkan Perbup tentang angkutan kawasan wisata tertentu.

“Termasuk untuk kluster Baturraden. Dari terminal bawah mereka bisa melayani ke lokasi wisata dan lokawisata atau curug-curug lainnya,” terangnya.

Pihaknya akan merumuskan untuk adanya bundling tiket yang bekerjasama dengan para biro jasa perjalanan.

“Nanti biro dari luar kerja sama dengan biro yang ada di Banyumas kemudian membeli satu tiket itu sudah termasuk angkutannya dan masuk ke lokasi wisata. Sehingga praktis dan mudah. Nanti akan memberikan tarif yang jelas. Selama ini ada tarif yang mahal dan murah,” urainya. (sat)

Iklan

error: