PURWOREJO — Sekumpulan remaja di wilayah Dusun Silo, Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo menasbihkan nama “PESO GANG” yang diambil dari singkatan ‘Pemuda Silo’.

Informasi tersebut dibenarkan dan dibocorkan oleh beberapa warga Dusun Silo yang ternyata orang tua dari para remaja Sekumpulan gank dimaksud. “Sudah kami larang mereka untuk melakukan aksi corat-coret dengan pilox di fasilitas umum. Tapi ya begitulah anak-anak, ” ungkap salah satu orang tua kepada cakra.or.id baru-baru ini.

Disinggung keterlibatan anggota Peso Gang dalam dugaan aksi pengeroyokan yang terjadi pada bulan April 2023 terhadap seorang remaja asal Cacaban, Desa Kaliwungu, Bruno, dia tidak bisa berkomentar banyak dan menyerahkan permasalahan itu kepada kepolisian.

Sedangkan Kades Tegalsari, Urip, ketika dikonfirmasi awalnya mengatakan tidak ada gank motor di wilayahnya. Namun, ketika disebut Peso Gang berikut artinya, ia pun tidak dapat berkomentar lebih jauh.

Dari pantauan, di area Pertashop milik BUMDes Kaliwungu, didapati tulisan Peso Gang menggunakan cat semprot warna hitam. Tak ayal kejadian itupun dikeluhkan pengelola BUMDes,lantaran itu fasilitas umum.

“Tulisan di tembok BUMDes itu sudah lama, entah siapa yang melakukannya. Tapi ya gak pantas juga,” kata Kades Kaliwungu Irawan saat dihubungi Rabu (14/6/2023) melalui pesan singkat.

Atas kejadian tersebut, banyak warga sekitar yang menyayangkankannya.”Okelah masa remaja, tapi ya tidak harus berbuat seenaknya apalagi di tembok milik orang,” ungkapnya. (CJ)

Iklan

error: