PPK Pasar Pituruh : Semua Pekerja Wajib Memakai APD dan Diikutkan BPJS Ketenagakerjaan

PPK Pasar Pituruh,Kabupaten Purworejo Ari Wibowo, ST (tris/cakra.or.id)

PURWOREJO – Penggunaan APD ternyata wajib dipakai oleh pekerja /tukang dalam sebuah konstruksi bangunan, apapun alasannya. Karena hal itu untuk melindungi dan keselamatan para pekerja itu sendiri.

PPK Pasar Pituh, Ari Wibowo, ST mengaku kaget para pekerja pembangunan /revitalisasi Pasar Pituruh tidak memakai APD. “Pemakaian APD wajib dan sudah ada perundangan yang mengaturnya, termasuk para pekerja juga wajib diikutkan BPJS ketenagakerjaan, ” jelasnya kepada wartawan,

Lanjut Ari, ketentuan itu wajib dijalankan kontraktor dan ada denda terhadap pelaksana /kontraktor yang enggan melaksanakan ketentuan tersebut.

Termasuk juga terkait pagar proyek pembangunan, meski tidak ada dalam RAB maupun anggaran, hal itu wajib ada untuk safety dan kewajiban pihak kontraktor pelaksana.

“idealnya pagar pengaman lokasi proyek menggunakan seng bukan terpal.Selain menjadi pagar sementara proyek, seng gelombang memiliki fungsi agar orang tidak keluar masuk dengan mudah. Di samping itu, keberadaan seng diharap bisa mencegah suara bising pembangunan dan debu menyebar luas ke lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ari berharap revitalisasi Pasar Pituruh kedepan akan lebih tertata dan dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi.

Dijabarkan, terdapat kios, los , kantor, toilet dan area parkir yang resprentatif di Pasar Pituruh nantinya. Yakni : kios 4 x 4 m sebanyak 28 unit, kios 3,7 x 4 m sebanyak 26 unit, kios 3 x 4 m = 16 unit.

Kios ukuran 4 x 4,3 m sebanyak 6 unit, selasar 1.8 x 2 m 68 unit, los 1,5 x 2 m sebanyak 6 unit, kantor pasar luas 12 x 7,3 m, toilet 7 x 5,5 m sebanyak 8 unit, area parkir motor sekitar 170 unit dan area parkir mobil sekitar 26 unit. (trs)

Iklan

error: