BANTUL – Keseluruhan karya-karya Virgoreza adalah media pensil diatas kertas alias drawing, sebuah basis dasar dalam teknik seni rupa dan termasuk dalam family dry-technik (teknik kering). Karya-karya Virgoreza ini menunjukkan nilai pencapaian teknik yang ekpert.

Hanya sedikit perupa yang menempuh drawing sebagai media ekspresi mereka. Karya-karya Virgoreza menyuguhkan drawing yang dibalut dengan tampilan fase, aksi dan komposisi.

Kepada awak media Cakranews Virgoreza menyampaikan, “Untuk kali ini saya sengaja mengusung sebuah konten klasik dan langka bagi persepsi awam saat ini, yaitu mengangkat sebuah tema ESTETIKA GAOK, yaitu suara burung Gagak…!”

Merujuk dari beberapa ensiklopedia, burung Gagak sangat lekat dengan klenik dan mistism jawa, dan hanya diri Virgoreza sendiri yang memahami konsep ini secara mendetil. “Saya berusaha merekayasa atau merubah peristiwa yang dianggap menyeramkan ini menjadi sebuah ruang estetika seni yang ketika disuguhkan menjadi menarik untuk dikupas atau dibicarakan dan indah untuk dinikmati mata,” tambah Virgoreza.

Di bumi Jawa, burung Gagak pada sebagian kalangan masyarakat disebut juga dengan “Gaok”, dan memiliki nuansa spekulatif atas orang yang mendengarkannya. Bagi Virgoreza, burung Gagak dengan suara gaoknya bukanlah sesuatu yang menakutkan atau membuat bulu kuduk bergidik. Justru sebaliknya, Virgoresa memiliki ketertarikan untuk mengelola sesuatu yang menyeramkan penuh pemaknaan mistism tersebut menjadi tajuk dan ranah garap dalam berkarya.

Drawing-drawing Virgoreza hadir dengan narasi kisah pengalaman rekaman kejadian dan menandainya sebagai kode semesta. Kemudian dengan skill dan kebijaksanaannya, Virgoresa mengurai estetika dari ruang yang selama ini dianggap gelap.

Pameran Tunggal Drawing Virgoreza “ESTETIKA GAOK” ini dilaksanakan selama satu minggu, 24-30 Mei 2023, acara pembukaan dilaksanakan pada :
Hari Rabu 24 Mei 2024
Jam 16.00 WIB Bertempat di Genesis Svargaloka Creatif (Genesis Co – Working Space), Jl. Ahmad Wahid, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Pameran Tunggal Drawing Virgoreza ini dibuka oleh Nasirun, dihadiri oleh para perupa, FDI, para penggiat seni lainnya dan para kolega Virgoreza.
Pameran Tunggal Virgoreza ini bersama FDI (Forum Drawing Indonesia) juga didedikasikan untuk memperjuangkan 2 Mei agar di sahkan sebagai Hari Menggambar Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Ketika ditanya oleh wak media tentang profil, Virgoresa menyampaikan, “ Saya lahir pada tanggal 14 Agustus 1964, basis pendidikan seni saya adalah otodidak. Sejak kecil saya sudah menyukai seni, dalam proses perjalanan saya memilih menggeluti seni lukis. Slogan hidup berkesenian, SAMPAI KAPANPUN SAYA AKAN SELALU BELAJAR DAN MEMPERBAIKI TEKNIK SAYA DALAM MENGGAMBAR…!”

Proses berkesenian Virgoreza 085741040159
1. Tahun 2003, Pameran Tunggal, Memeriahkan RAIMUNA PRAMBANAN.
2. Tahun 2005, Pameran Tunggal, Galeri Biasa, Jl. Suryodiningratan (Depan ISI Pasca Sarjana).
3. Tahun 2007, Pameran Tunggal, Karta Pustaka, Pusat Kebudayaan Indonesia-Belanda
4. Tahun 2023, Pameran Tunggal, Genesis Co – Working Space, Jl. Ahmad Wahid, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Reporter : Eko Marwanto

Iklan

error: