PALEMBANG – Korem 044/Garuda Dempo menyelenggarakan peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1445 H/2023 M bertempat di Masjid Al Ikhlas Markas Korem 044/Gapo yang dihadiri oleh Prajurit, PNS dan Persit KCK Koorcabrem 044 PD II/Sriwijaya, Kamis (27/7/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Kasi Kasrem 044/Gapo, para Pasi Korem, para Dan/Kabalak Korem, personil Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Korem 044/Gapo. peringatan tahun baru Islam kali ini mengangkat tema “Dengan Semangat Tahun Baru Islam 1445 H/2023 M Kita Tingkatkan Taqwa, Mantapkan Akhlak Mulia dan Kuatkan Persaudaraan.”

Dalam sambutan Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Muhammad Thohir, S.Sos.,M.M mengatakan tahun baru islam telah tiba, kita sambut kehadirannya dengan rasa syukur kepada Allah SWT karena kita masih diberi umur, diberi kesehatan sehingga kita masih dapat memasuki tahun baru hijriah ini dengan selamat dan sejahtera.” ucapnya

Lebih lanjut, disampaikan bulan muharam, merupakan bulan permulaan tahun hijriah, bulan yang sangat mulia. Rasulullah sendiri menyebutkan bahwa bulan muharam adalah bulan Allah. oleh karena itu, dalam menyambut tahun baru hijriah ini marilah kita tingkatkan keimanan, ketaqwaan serta amal kebaikan kita sesuai dengan arti yang terkandung dalam tahun hijriah yakni nama tahun dimana Khalifah Umar Bin Khotob telah menetapkannya, agar seluruh umat islam mengingat peristiwa hijrah rasul untuk menegakan dinul islam.

Sebagai insan manusia yang diberikan umur panjang oleh Allah SWT, hendaknya kita bersyukur, dan kita flasback kebelakang, jadikan perbuatan kita dimasa lalu sebagai pelajaran yang berarti.

“Marilah sama-sama kita benahi hidup kita agar senantiasa amal perbuatan kita didunia ini bermanfaat dan semakin sempurna dimata Allah SWT.” tuturnya

Sementara itu Ustadz KH. Solihin Hasibuan, M.Pdi dalam tausiahnya menyampaikan bahwa 1 Muharram ini kita mengingat detik-detiknya berangkat hijrahnya Rasulullah dan para sahabat dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 masehi, saat itu, kaum kafir Quraisy di Makkah bersekongkol untuk membunuh Rasulullah SAW dan para pengikutnya karena menyebarkan agama Islam yang dianggap mengancam tradisi, kepercayaan politeistik, dan keistimewaan kaum elit Quraisy.

Untuk melindungi diri dan menyebarkan Islam, Rasulullah SAW dan para sahabatnya yang jumlahnya sangat sedikit memutuskan untuk berhijrah dari Makkah menuju Madinah. Di Madinah, Rasulullah SAW berhasil membangun komunitas muslim dan meneruskan dakwahnya dengan sukses.

“Ternyata hidup ini tak bisa santai-santai, hidup pasti ada ujian, siapapun kita pasti akan diuji.” kata Ustadz Hasibuan

Selain itu, dijelaskan lebih lanjut bahwa peringatan tahun baru Hijriyah juga mengajarkan pentingnya keimanan yang tidak hanya diucapkan dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam amalan nyata. Seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam hadits, iman adalah keyakinan yang ada di hati, diungkapkan melalui ucapan, dan dibuktikan dengan perbuatan, tutupnya. (Aisyah)

Iklan

error: