Ketua Dewan Pembina Pusat GPG Kunjungi SINAGA MAS di Purwokerto

Ketua Dewan Pembina Pusat GPP H.Alimin saat paparan di depan Pengurus Sinaga Mas, Minggu (19/10/2023)

PURWOKERTO — Ketua Dewan Pembina Pusat Gerakan Pro Ganjar (GPG) H. Alimin beserta Gunawan, SP dan sejumlah pengurus GPP mengunjungi Kota Mendoan Purwokerto, tepatnya di Wisata Balai Kemambang Jl. Karang Kobar No.9, Glempang, Bancarkembar, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas,Minggu (19/10/2023).

Mereka turut hadir dalam Acara Rapat Rutin Pengurus “SINAGA MAS” yang merupakan Asosiasi UMKM Generasi Muda Banyumas yang bergerak dibidang ekonomi mandiri, bersinergi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan Ekonomi anggota dan Masyarakat.

Ketua Umum Sahabat Niaga Banyumas (Sinaga Mas), Asroriyah Umar, S.Pd mengapresiasi kehadiran Ketua Dewan Pembina Pusat GPP H.Alimin beserta rombongan yang khusus datang dari Magelang dan Semarang ke Purwokerto.

Sinaga Mas sendiri, sebut Asroriyah Umar, mempunyai visi misi sebagai berikut VISI : Menggerakan ketahanan ekonomi masyarakat anggota yang tangguh, mandiri , berdaya saing dan berkelanjutan

MISI :
1.Menciptakan dan mengembangkan lapangan usaha bagi anggota
2.Mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk anggota
3.Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota dan masyarakat
4.Menurunkan tingkat kemiskinan dan memberdayakan anggota
5.Mencetak Enter preneur dan Skill preuner handal bagi masyarakat dan anggota.
6.Menjadi Asosiasi UMKM generasi muda Banyumas, yang berkembang, bersinergi, dan berdaya saing
7.Menciptakan ketahanan pangan yang sehat, aman dan berkelanjutan

Pada rapat rutin pengurus Sinaga Mas yang dihadiri Ketua Dewan Pembina Pusat GPP tersebut, diikuti perwakilan Sinaga Mas dari 27 Kecamatan di Kabupaten Banyumas.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Pusat Gerakan Pro Ganjar H. Alimin menjelaskan pihaknya mengaku bangga dengan adanya Asosiasi UMKM yang tergabung dalam Sinaga Mas tersebut

Pihaknya pun mendorong Sinaga Mas bisa terus Meningkatkan daya saing. “Kita siap untuk Menjembatani hubungan pelaku UMKM pemerintah dan akademisi,” ujar pria yang akrab dipanggil Amin Bandar tersebut. (trs)

Iklan

error: