Ketahanan Pangan Atasi Krisis Global

Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro saat Sosialisasi peningkatan Kapasitas dan lembaga Desa di Aula Pasar Kalisada, Kaliori, Banyumas (Sugito untuk cakra.or.id)

BANYUMAS – Meningkatkan ketahanan pangan di Desa bisa mencegah krisis pangan secara global .Hal tersebut disampaikan oleh Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro ,S.STP ,M.si dalam Sosialisasi peningkatan Kapasitas Perangkat dan Lembaga Desa di Aula Pasar Kalisada Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jum’at [6/10/2023].

Sosialisasi yang dihadiri KaDinsospermades ,Sekertaris DPRD Kabupaten Banyumas,.Forkompincam Kecamatan Kalibagor Kepala Desa,Perangkat serta Lembaga Desa se – Kecamatan Kalibagor

Pj Bupati Banyumas Hanung kepada awak media usai menyampaikan sosialisasi dihadapan ratusan peserta sosialisasi menyampaikan,”menindaklanjuti program pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Trasmigras.

“Kami yang pertama kali ini melaksanakan sosialisasi tentang peningkatan kapasitas Perangkat dan Lembaga Desa dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Desa ,”katanya.

Lebih lanjut Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro menambahkan,diadakannya program peningkatan ketahanan pangan ini untuk antisipasi krisis global .
Sebanyak 22 Negara yang saat ini mengalami krisis global tentang ketahanan pangan akibat perang Negara Rusia dengan Ukrania,” kata Hanung .

Menurutnya di Wilayah Kabupaten Banyumas ,ternyata masih banyak warga yang menanam tanaman seperti singkong ,ubi ,talas,dan tanaman lain yang bisa buat sayur. “Hal ini sangat membantu untuk ketahanan pangan ,”artinya kita bisa tercukupi tidak harus makan nasi,”ujarnya.

Pj Bupati Banyumas berharap warga masyarakat di Banyumas,dapat lebih meningkatkan lagi tentang pola tanamnya .Bagi masyarakat yang mempunyai lahan yang sempit bisa menanam sayuran dengan cara Hidroponik.

Hal tersebut juga disamping untuk kebutuhan pangan sendiri juga bisa untuk menambah penghasilan bagi warga masyarakat Banyumas sebagai program ketahanan pangan,”pungkasnya.

Reporter : Git

Iklan

error: