NGANJUK – Pelaksanaan yang meriah program pemerintah tentang Sapa Mama di Balai Desa Rejoso menimbulkan tanda tanya.

Pasalnya saat perjamuan untuk makan siang Bapak Bupati Nganjuk Dr.Drs. Marhaen Djumadi SH, SE,.MM.MBA, tidak lupa selalu mengajak para wartawan untuk bergabung dan makan bersama.

” Monggo-monggo dahar,” ajak Bupati.

Namun karena kita menghargai ajakan beliau, kita menunggu sampai beliau dan para pejabat lainnya selesai makan terlebih dahulu.

Betapa sangat mengejutkan saat beberapa awak media hendak makan dan sudah mengambil menu yang akan di maka tiba-tiba ada oknum staf desa Rejoso yang di duga Bayan bernama Rini melarang para wartawan dan LSM makan di tempat tersebut.

” Wartawan dan LSM bukan di sini makannya,” jelas staf tersebut.

Saat Kades Rejoso Catur Hariadi
Setyorini hendak di konfirmasi tentang masalah tersebut diri nya menjawab saya masih repot ini.

Yang jadi pertanyaan anggaran pribadi atau anggaran APBD yang di pergunakan, kalau pun itu anggaran pribadi (mandiri) rasa ne kok Yo GK mungkin, kalau anggaran APBD kok wartawan dan LSM gak oleh makan. (Ning)

Iklan

error: