PURWOREJO – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Purworejo menggelar pelatihan Bantuan Hidup dasar dan Trauma Dasar dalam rangka memperingati hari ulang tahun IDI ke 73 di Ballroom In Sanjaya Hotel Purworejo, Sabtu (16/10)2023).

Acara diselenggarakan dalam rangka memberikan pelatihan terhadap peserta dalam memberikan pertolongan pertama yang dilakukan pada seorang pasien/korban henti jantung, henti nafas dan kasus Trauma/ cidera.

Tujuan kegiatan ini dilakukan adalah untuk meningkatkan keterampilan peserta dari lembaga atau instansi bukan tenaga medis dalam menangani kasus – kasus dengan Kegawat Daruratan, khususnya dalam memberikan Bantuan Hidup Dasar disaat bantuan Medis blm ada.

Acara di ikuti oleh beberapa lembaga masyarakat yang ada di Purworejo di antaranya dari personil Satlantas Polres Purworejo,LSM GMPUR,GMPK,PWI Purworejo, PWRI DPC Purworejo,DAMKAR,BPBD dan unsur Nakes.

“Resusitasi jantung paru merupakan bagian dari Tindakan bantuan hidup dasar. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga jalan nafas terbuka, menunjang pernafasan dan sirkulasi tanpa menggunakan alat – alat bantu.”jelas dr Muhammad Reza Ardyanto, Sp. An sebagai pemateri pelatihan

Usaha ini harus dimulai dengan mengenali secara tepat keadaan tanda henti jantung atau henti nafas dan segera menberikan bantuan sirkulasi dan ventilasi. Selain itu Resusitasi juga dikataian sebagai sebuah upaya menyediakan oksigen ke otak, jantung dan organ-organ vital lainnya.dr Aziz Aimaduddin Al-Islamy, Sp. B, Finacs.

Ketua penyelenggara dr Teguh Pambudi ,. MARS mengatakan kegiatan pelatihan sebagai wujud kepedulian IDI terhadap penanganan bantuan darurat yang benar sesuai SOP pada kasus kegawatdaruratan yg banyak ditemukan ditengah masyarakat. (Alx)

Iklan

error: