Hancur Berantakan, Kantor Desa Juru Taro Banyuasin Tak Bisa Ditempati Lagi

Kondisi Kantor Desa Juru Taro Banyuasin yang hancur berantakan

BANYUASIN — Sangat memprihatinkan Kantor Desa Juru Taro, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) nampak tidak bisa ditempati lagi dan hancur berantakan.

Kantor Desa yang seharusnya menjadi tempat pelayanan publik terlihat tidak dirawat bahkan tidak diperhatikan sama sekali oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Padahal Kantor Desa yang bagus merupakan cerminan yang baik pula dari seorang Kepala Desa.

Namun di Desa Juru Taro bertolak belakang dimana kantor Desa yang tidak terawat dibiarkan hancur berantakan, Hal tersebut merupakan cerminan buruk dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Awak media mencoba turun langsung kelapangan karena hal ini merujuk pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Kemerdekaan Pers bahwa termasuk sebagai Kontrol Sosial dilapangan.

Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berazaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum.Pasal 3

1.Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Maka atas dasar tersebut awak media turun kelapangan sebagai kontrol sosial guna untuk melihat langsung kantor Desa Juru Taro yang nampak sangat memprihatinkan dan hancur berantakan.

Nazirin Kepala Desa Juru Taro, Saat dihubungi Awak Media melalui telpon selulernya, Senin (06/11/23) mengatakan. “Itu dari 2019 mengajukan ke PMD untuk melakukan rehab total, harapan saya kedepan nya kemarin itu jangan janji-janji, ada juga DPR yang mau ngasih aspirasi, janji DPR itu mau ngasih 2023 dan ini sudah mau 2024”. Ujarnya

“Jadi kita itu dibuatnya tahun politik ini, harus dapat suara sekian dulu, Ada 2 desa kami, tempat nya barengan juga 2019 itu”. Ucap Nazirin

“Kantor desa tersebut tidak bisa di tempati lagi karena akibat air besar ini, rusak semua jadi gak bisa lagi dihuni, ya harapan kita sangat besar kepada Pemerintahan Banyuasin”. Kata Kepala Desa Juru Taro.

Terpisah, Rayen Kepala Dinas PMD Kabupaten Banyuasin, Dikonfirmasi awak media melalui pesan whatsApp pribadinya. Mengucapkan, “Waalaikumsalam salam kenal kembali”.

“Sudah menjadi prioritas dan Awal Tahun 2023 kemarin sudah masuk dalam penganggaran APBD namun karena ada pergeseran anggaran jadi kita coba kembali untuk masuk anggaran prioritas rehab kantor pada tahun 2024”. Kata Rayen. (Adi Simba)

Iklan

error: