DLH Kabupaten Sleman Gelar Sosialisasi Kegiatan Pendampingan KPP

Anggota KPP Ngudi Saras Jetak Sendangtirto sedang mendengarkan pemaparan dari DLH Kabupaten Sleman (Mustofa/cakra.or.id)

SLEMAN – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Gelar Sosialisasi Kegiatan Pendampingan Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Komunal, Kamis (22/6/2023) malam tadi.

Kegiatan sosialisasi yang diikuti pengurus dan anggota KPP Ngudi Saras dusun Jetak RT 01 dan 02 RW 28 atau Kabekelan Jumat Kliwon Kalurahan Sendangtirto Kapanewon Berbah ini, dihadiri tim Tenaga Fasilitator Lapangan DLH Kabupaten Sleman antara lain Teguh Karya Adi Yuseno, Dwi Harsya Rifana dan Wahyu Candra Kusuma.

Acara yang dikemas secara dialogis dan dipusatkan di halaman Mushola Baiturrahman dusun setempat juga dihadiri dukuh Jetak Sigit Wardoyo, mantan ketua KPP Ngudi Saras Surahya dan Bendahara Lilik Purnomojati.

Narasumber Pembekalan Teknis Operasional dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpadu (SPALD-T) 2023, Teguh Karya Adi Yuseno menerangkan bahwa untuk penyedotan IPAL idealnya dilakukan minimal 2 tahun sekali, sehingga akan menambah usia penggunaan.

Selain itu, Teguh Karya Adi Yuseno juga berharap para pengurus KPP Ngudi Saras Sendangtirto membuat peta jaringan pengguna IPAL sehingga alur pipa bisa diketahui para pengurus meski ada regenarsi pengurus.

Berdasar data dari Seksi Pengelolaan Air Limbah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, di kota Sembada ini, terdapat 160 Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal. (MM)

Iklan

error: