PURWOREJO – Ribuan anggota Brigade Joxzin dari DIY-Jateng menghadiri Deklarasi Brigade Joxzin Korwil Purworejo, di gedung olahraga (GOR) Sarwo Edh kmi Wibowo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengat, Minggu (10/09/2023).

Hadir secara langsung dan memimpin deklarasi itu, yakni Komandan Brigade Joxzin Pusat Heri Prastyo beserta pengurus dan jajarannya yang bermarkas di Yogyakarta, Ketua DPC PPP Kabupaten Purworejo, Muhammad Kartika Zuhala, pengurus dan anggota Brigade Joxzin dari korwil Magelang, dan seluruh kabupaten di DIY (Bantul, Sleman, Kulonprogo dan Gunungkidul).

Acara deklarasi dengan mengusung tema Satu Komando itu, selain diisi dengan group solawat dari Santri Kendil, Purworejo, juga diisi dengan pengajian dan doa yang diisi oleh KH Abdur Rokib, serta ditutup dengan pemotongan tumpeng.

Deklarasi Brigade Joxzin korwil Purworejo juga menetapkan Kelik Suharyanto sebagai ketua, Lusman Rifki sebagai sekretaris dan Alka Santyawan Prahita sebagai bendahara.

Komandan Brigade Joxzin Pusat Heri Prastyo melalui sekretaris Brigade Joxzin Pusat, Andrianto, bersama sejumlah pengurus lain saat ditemui menyampaikan, rasa syukur dan memberikan apresiasi yang setinggi tingginya, atas keberhasilan dilaksanakanya deklarasi Brigade Joxzin korwil Purworejo.

“Alhamdulillah yang datang banyak sekali maka dari Brigade Joxzin Jogja kita all out, ada yang pakai sepeda motor, ada yang naik mobil, karena saking senengnya kita ada yang bergabung, yakni Kabupaten Purworejo. Diharapkan kedepan Brigade Joxzin lebih maju, lebih jaya, semakin besar, semakin bermanfaat untuk umat,” katanya.

Deklarasi itu dilaksanakan sebagai tujuan untuk memperluas jaringan Brigade Joxzin. Jaringan Brigade Joxzin utamanya sebagai organisasi masyarakat yang bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya didaerah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Joxzin adalah nama laskar yang artinya Jogja Islamic Never Die. Brigade Joxzin sendiri secara resmi di deklarasi pada tanggal 12 Mei 2001 lalu. Kami ingin menjadi lebih baik dari yang dulu, kita sering mengadakan pengajian, mujahadah, kita ingin berubah. Ini alhamdulillah Brigade Joxzin semakin besar, anggota kami secara KTA by name itu ada 6.000 anggota, dan insyaallah akan semakin besar, dan hari ini yang membahagiakan Brigade Joxzin Purworejo bergabung dengan Jogja,” jelasnya.

Disampaikan, sesuai perintah komando komandan pusat, Brigade Joxzin merupakan sebuah organisasi yang selalu berbuat baik, dan diperintahkan untuk jangan berhenti berbuat kebaikan.

“Kedua organisasi yang anti klithih, anti miras dan anti narkoba, kemudian yang ketiga kita harus bisa menjadi kader yang cerdas, santun dan bijaksana,” tegasnya.

Diakui, dalam pemilu 2024 mendatang, meskipun berafiliasi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Brigade Joxzin belum akan mengarah untuk kepentingan Pilpres, namun Brigade Joxzin ingin bagiamana bisa menambah kursi di DPRD melalui PPP.

“Kita baru fokus di legislatif atau pileg, karena kebetulan dari anggota Brigade Joxzin ini ada yang maju sebagai calon legislatif melalui PPP, jadi ada calon dari kita yang maju dan ada yang mendukung dari calon yang sudah ada,” ujarnya.

Ketua DPC PPP, Muhammad Kartika Zuhala, juga menyampaikan apresiasi san terima kasih kepada Brigade Joxzin, yang telah mendeklarasikan diri sebagai korwil Purworejo.

“Ini untuk suatu upaya dukungan moril, dalam perjuangan kita, dalam persatuan, dalam kebersamaan, yang ujungnya nanti suksesi PPP khususnya di Kabupaten Purworejo. Dimana di PPP itu ada yang namanya organisasi kaderisasi dan keanggotaan (OKK), ini menjadi gerakan masiv kita untuk membangun dukungan dari generasi muda karena pemilu besok itu lebih banyak generasi mudanya, sehingga representasinya harus kita bentuk, kita wadahi dalam bentuk organisasi yang nanti bisa bergerak bersama di dalam program kegiatan partai secara umum,” kata Lala.

Lala berharap Brigade Joxzin Purworejo bisa menjadi representasi dari kalangan generasi muda, sebagaimana arahan dari Joxzin pusat yaitu membangun kebersamaan dan satu komando.

“Yang lebih penting karena hanya dengan bersatu dan dengan satu komando itulah kita akan bisa mencapai satu tujuan bersama,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Brigade Joxzin Purworejo, Kelik Suharyanto, mengaku masih akan mengikuti instruksi dari Joxzin pusat sebagai tindak lanjut pasca deklarasi, karena Brigade Joxzin menginduk dengan Yogyakarta.

“Di Purworejo masih sekitar 150an anggota, dari 16 kecamatan. Dalam waktu dekat akan dilakukan pemantaban, termasuk perekrutan anggota, untuk melebarkan sayap organisasi di Purworejo. Dan harapan kedepan semoga Brigade Joxzin di Purworejo semakin solid, bisa menambah anggota, menambah keakraban dan mungkin akan lebih baik lagi kedepan dan kedepannya bisa menjadi organisasi yang bisa membantu masyarakat,” jelasnya. (Purwanto)

Iklan

error: