WONOSOBO – Seorang kakek uzur berinisial H (71) asal Dusun Serayu, Desa Besani, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo melakukan pelecehan seksual atau tindakan pencabulan terhadap tetangganya yang mengidap down syndrome atau keterbelakangan mental.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Kuseni mengungkapkan, modus yang dilakukan H terhadap korban FA (33) dilakukan dengan mengajak tidur bareng sembari memberikan iming-iming sejumlah uang Rp10.000.

“Perbuatan bejat tersebut di lakukan di dalam kamar rumah korban,” Kata Kuseni saat menggelar jumpa pers, di Mapolres Wonosobo, Kamis, 22 Juni 2023 kemarin.

Perbuatan tersebut kata Kuseni, dilakukan pelaku pada pertengahan bulan Mei 2023 sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu korban berada dirumah sendirian, karena adik serta bapak korban sedang tidak ada dirumah.

Tiba-tiba korban mendapati tersangka berada di dalam rumah korban, kemudian tersangka makan. “Usai makan, tersangka kemudian mengajak korban untuk naik ke lantai 2 sembari memberi uang sejumlah Rp.10.000 dan masuk ke dalam kamar,” bebernya.

Saat di dalam kamar, tiba-tiba tersangka mengajak korban untuk melakukan bersetubuh dengan mengatakan “AYO TURU KARO NYONG” (Ayo tidur sama aku,red).

“Kemudian tersangka menyetubuhi korban selama kurang lebih 5 menit, setelah itu Tersangka melepas alat kelaminnya dan mengeluarkan cairan mengenai paha korban, sehingga korban mengusap bagian sekitar kemaluan korban menggunakan celana dalam miliknya,” imbuhnya.

Usai melakukan perbuatan bejat tersebut, tersangka menyuruh untuk membuang celana dalam serta BH korban kedalam tempat sampah.

“Pelaku juga sempat mengancam korban agar tidak bilang ke siapa-siapa pasca tindakan yang dilakukan itu.
“Pelaku langsung bergegas keluar dari dalam kamar korban dan meninggalkan rumah tersebut,” tandasnya.

Atas perbuatan bejatnya itu, H dikenai Pasal Pasal 6 UU Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual atau Pasal 286 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.(CJ)

Iklan

error: