PEKALONGAN – Aksi bejat dilakukan H (47) warga Dukuh Gembiro Desa Krandon Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. H tega mencabulii dan menyetubuhi anak kandungnya sendiri, KA yang masih berusia 13 tahun.

PS Kasi Humas Polres Pekalongan Ipda Suwarti mengatakan bahwa pelaku telah melakukan aksi bejatnya berulang kali.

“Jadi pelaku sudah 4x melakukan perbuatan cabul. Pertama terjadi pada Minggu (14/6) sekitar pukul 22.00 WB, di mana pelaku mendatangi korban yang berada di ruang makan, kemudian merem*s bagian dada korban. Setelah itu korban pindah ke kamar & menutup pintu kamar, akan tetapi pelaku malah menyusul korban ke dalam kamar. Saat itu korban dalam posisi tidur & pelaku langsung tidur di sebelah korban & melakukan hal yang sama,” ujarnya, Jumat (30/6)

Saat melakukan aksi bejatnya, kata dia, pelaku mengancam akan membunuh dan tidak akan memberi makan korban jika menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya.

Ipda Suwarti menambahkan, selanjutnya pelaku mengulangi perbuatan serupa selama dua hari berturut-turut pada hari Selasa (16/5) dan Rabu (17/5) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Sedangkan aksi bejat pelaku yang keempat kalinya, dilakukan pada Sabtu (29/5) sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku menyet*buhi korban di kamar tidur korban,” ungkapnya.

Mendapat perlakuan bejat dari ayah kandungnya, pada Minggu (11/5) sekitar pukul 12.30 WIB, KA mendatangi ibunya S (42) dan menceritakan peristiwa yang dialaminya. Selanjutnya, ibu korban melaporkan kejadian yang dialami putrinya ke Unit PPA Polres Pekalongan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit PPA dibantu Tim Resmob Polres Pekalongan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pada Rabu (28/6) sekitar pukul 10.00 WIB di tempat kerjanya kawasan industri Pulogadung Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung Kota, Jakarta Timur-Jakarta Raya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) & (2) UU RI no 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 81 ayat (1) & (3) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU juncto Pasal 76D UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (sat)

Iklan

error: