SLEMAN – Sebanyak 67 Anak Kurang Mampu Ikuti Sunatan Massal. Kegiatan khitanan massal yang dihelat dari pukul 07.00 – 12.00 WIB ini, diinisiasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah dengan melibatkan 14 tenaga medis, Minggu (2/7/2023).

Ke-14 tenaga medis tersebut, terinci sebagai berikut: dokter umum 5 orang, 4 orang perawat, 4 tenaga farmasi dan satu orang tenaga administrasi. Kegiatan khitanan massal dalam rangka Muscab PCM Berbah ini, merupakan kerjasama antara LazisMu Berbah dengan PKU Muhammadiyah Berbah.

Kegiatan khitanan massal yang di pusatkan di kompleks SMK Muhammadiyah Berbah Krikilan, Tegaltirto, Berbah, Sleman ini, juga dihadiri ketua PCM Berbah H. Sujarwo, S.Ag, penasehat LazisMu Berbah H. Ardi Sehami, S.Ag., M.MPar., MM dan Panewu (Camat) Berbah Tri Akhmeriyadi, SP., M.Si serta para orangtua peserta khitan massal.

“Khitanan Massal ini diinisiasi PCM Berbah dan didukung penuh oleh segenap organisasi otonom Muhammadiyah di Berbah, diantaranya Lazismu, KOKAM, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan AmbulanMu”, kata Saefu Rijal.

Ketua panitia yang juga ketua LazisMu Berbah Saefu Rijal menerangkan bahwa kegiatan Khitanan Massal ini diikuti oleh 67 anak, 65 anak berasal dari Kapanewon Berbah, dan 2 peserta dari luar Berbah.

“Mayoritas peserta khitanan massal ini, merupakan keluarga tidak mampu, sehingga diharapkan dapat membantu beban ekonomi keluarga tidak mampu tersebut”, terang Saefu.

Selanjutnya, “Tahapan yang harus dilalui oleh peserta khitanan massal adalah registrasi ulang, penyampaian edukasi oleh tim medis, skrining gangguan dan penyakit yang menjadi penyulit ketika dikhitan, operasi khitan, dan dilanjutkan kontrol apabila terjadi gangguan kesehatan pasca khitan”, pungkas Saefu kepada awak media.

Perlu untuk diketahui, alur peserta Khitan sebagai berikut :
1. Mengisi daftar hadir di meja registrasi, dan mendapat bingkisan.
2. Menuju stand KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) untuk mendapat penjelasan dari tim medis.
3. Swafoto di photobooth dan dishare di media sosial orangtua masing-masing.
4. Khusus nomer pendaftaran 1-16 menuju Aula lantai 2 untuk mengikuti acara seremoni pembukaan khitanan massal.
5. Menandatangani formulir berisi ijin tindakan medis.
6. Menuju ruang khitan yg telah ditentukan oleh panitia pendaftaran, (Ruang A-E).
7. Istirahat sambil menikmati hidangan snack dan minuman yg disediakan panitia.
8. Peserta khitan pulang menuju rumah masing-masing.

Sebagai informasi, untuk semua peserta sunatan massal mendapat bingkisan berupa uang saku, sarung, peci, snack dan makan siang. Di saat musim liburan sekolah seperti saat ini, di Yogyakarta banyak lembaga sosial keagamaan menyelenggarakan sunatan massal. (MM)

Iklan

error: