YOGYAKARTA – Bertempat di Joglo Alit Hotel Royal Bronto, 26 Ormas Relawan Ganjar DIY Gelar Konsolidasi dan HBH, Minggu (30/4/2023) sore tadi. Ke-26 Ormas tersebut, tergabung dalam Aliansi Relawan Ganjar (ARG) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Jogja, ARG sejak dideklarasi 19 Maret lalu, hingga saat ini sudah tergabung 26 organ relawan yang siap membantu kemenangan calon presiden (capres) 2024 Ganjar Pranowo.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) membentuk bidang khusus kerja sama relawan pendukung Ganjar Pranowo. Bidang tersebut bertugas menjalin koordinasi dengan semua lapisan masyarakat dan organisasi relawan dari seluruh daerah.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bidang strategis ini dibentuk sesuai arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar Tiga Pilar Partai segera bertemu dan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024-2029.

“Pembentukan desk khusus ini adalah perintah langsung Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Hasto di Jakarta, Kamis (27/4/2023) lalu, seperti dilansir detikcom (30/4/2023).

PDIP menunjuk Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menjadi koordinator bidang bersama wakilnya yang dijabat Adian Napitupulu. Sedangkan Deddy Yevri Sitorus menjabat sekretaris dan Rizky Aprilia menjabat Wakil Sekretaris.

Sementara itu, Ketua Presidium ARG DIY, G. Bhayu Hendarta atau Bhayu Malam berharap rekan-rekan tidak kendor dalam mensosialisasikan sosok Ganjar Pranowo, sehingga sosoknya semakin dikenal luas masyarakat.

Selain itu, Bhayu juga meminta agar organ yang tergabung dalam ARG melakukan counter informasi negatif yang dialamatkan kepada Ganjar Pranowo.

Untuk menyemarakan bulan syawal, ARG rencananya akan mengadaka Silaturahmi Nasional dan Doa Lintas Iman di Joglo Agung Hotel Royal Bronto Jalan Suryodiningratan No.26 Mantrijeron, Yogyakarta dengan target peserta seribu orang.

Sebagai informasi, setiap organ relawan Ganjar secara mandiri mengadakan bakti sosial seperti, senam sehat, bagi kaos, bersih masjid/mushola dan bersih pantai. (Mukhlisin)

Iklan

error: